Langganan Banjir di Kantor Pemda Karawang, Kinerja PUPR Jadi Sorotan Publik
![]() |
| Foto ; Banjir genangi area lingkungan kantor Bupati Karawang |
Karawangsatu.com - Karawang | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Karawang sejak dini hari hingga petang kembali memicu banjir di sejumlah titik. Ironisnya, kawasan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang yang menjadi pusat roda pemerintahan justru tak luput dari genangan air.
Pantauan di lokasi menunjukkan genangan banjir setinggi kurang lebih 20 sentimeter merendam halaman depan Masjid Al-Amal, kompleks Pemkab Karawang. Kondisi ini menyulitkan aktivitas pegawai dan masyarakat yang berurusan di kantor pemerintahan tersebut.
Banjir yang berulang di lingkungan kantor Bupati Karawang menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, kawasan yang seharusnya menjadi contoh tata kelola infrastruktur justru selalu menjadi langganan genangan setiap musim hujan tiba. Hal ini memunculkan dugaan lemahnya perencanaan dan pemeliharaan sistem drainase di kawasan strategis pemerintahan.
Ketua KMG, Imron Rosadi, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, lingkungan kantor Bupati seharusnya mendapatkan perhatian ekstra, khususnya dalam hal infrastruktur drainase dan pengelolaan air hujan.
“Ini sangat disayangkan. Kantor Bupati adalah wajah pemerintahan Karawang. Jika setiap hujan deras selalu banjir, tentu ini mencerminkan buruknya sistem drainase yang ada,” tegas Imron.
Ia juga menyoroti peran Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Karawang yang dinilai belum maksimal dalam mengantisipasi persoalan banjir di kawasan vital tersebut.
“Seharusnya Bidang SDA Dinas PUPR lebih serius memperhatikan kondisi saluran pembuang air agar tetap berfungsi dengan baik dan tidak menimbulkan genangan,” ujarnya.
Imron menambahkan, persoalan banjir di lingkungan Pemda bukan hanya soal genangan air, tetapi juga menyangkut citra dan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia mendesak agar evaluasi menyeluruh segera dilakukan, mulai dari normalisasi saluran, perbaikan drainase, hingga perencanaan jangka panjang pengendalian banjir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Karawang terkait penyebab banjir dan langkah konkret yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
• Irfan Sahab

Post a Comment