Ribuan Warga Terendam Banjir Karangligar, Kapolres Karawang Pastikan Layanan Kesehatan dan Dapur Umum Berjalan
Karawangsatu.com - Karawang | Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karawang sejak Kamis pagi (22/1/2026) pukul 06.20 WIB hingga sore hari kembali memperparah banjir di sejumlah wilayah. Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, menjadi salah satu titik terparah dengan ratusan rumah terendam dan ribuan warga terdampak.
Merespons kondisi tersebut, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah turun langsung ke lokasi banjir pada Kamis siang. Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Karawang Ny. Yulian Fiki serta jajaran pejabat utama Polres Karawang,
Kapolres memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Data sementara mencatat banjir merendam wilayah Dusun Pengasinan dan Dusun Kampek dengan total 342 rumah terdampak. Sebanyak 1.333 jiwa dari 451 kepala keluarga terdampak, termasuk 64 balita dan 8 bayi.
Ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 230 sentimeter, turut melumpuhkan fasilitas umum seperti masjid, mushola, dan SMPN 1 Telukjambe Barat.
Peninjauan dimulai dengan pengecekan dapur umum lapangan (Randurlap) milik Polda Jawa Barat yang menyiapkan makanan siap saji bagi warga terdampak. Selanjutnya, Kapolres mengunjungi Posko Terpadu Penanggulangan Bencana di Kantor Desa Karangligar untuk memastikan layanan kesehatan dan ketersediaan air bersih melalui sarana water treatment berjalan maksimal.
Perhatian khusus diberikan pada kondisi kesehatan warga. Tim kesehatan Polres Karawang bersama Dokkes Polda Jawa Barat dan tenaga medis Puskesmas Wanakerta telah melakukan pemeriksaan kesehatan massal bagi warga terdampak.
“Hingga siang ini, lebih dari 800 warga telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Keluhan terbanyak adalah penyakit kulit akibat terlalu lama terendam air banjir dan kondisi lingkungan yang kurang higienis,” ujar AKBP Fiki di sela kegiatan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah pencegahan penting agar penyakit tidak berkembang lebih serius, terlebih cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Sebagai bentuk empati dan dukungan moril, Kapolres Karawang bersama Ketua Bhayangkari juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak, guna meringankan beban masyarakat di tengah keterbatasan aktivitas akibat banjir.
Komitmen Polri dalam penanganan bencana ditegaskan kembali saat Kapolres Karawang memberikan keterangan secara live kepada TVOne sekitar pukul 13.30 WIB. Ia menyampaikan bahwa Polres Karawang akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 13.50 WIB. Selama peninjauan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, dengan koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna mempercepat pemulihan pascabanjir.
• Irfan Sahab

Post a Comment