Search
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Home Aktivis Islam Sunarto Sentil Proses Perizinan THM di Karawang Yang Dinilai Ambigu Aktivis Islam Sunarto Sentil Proses Perizinan THM di Karawang Yang Dinilai Ambigu

Aktivis Islam Sunarto Sentil Proses Perizinan THM di Karawang Yang Dinilai Ambigu

Mustapid
Mustapid
17 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama sejumlah instansi dan unsur masyarakat ke lokasi Theatre Night Mart (TNM) di Jalan Tuparev. (Ist)

Karawangsatu.com - Karawang | Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama sejumlah instansi dan unsur masyarakat ke lokasi Theatre Night Mart (TNM) di Jalan Tuparev, Kamis malam (16/4), membuka kembali polemik lama: transparansi dan konsistensi dalam proses perizinan tempat hiburan di Karawang.

Sidak tersebut tidak dilakukan setengah hati. Selain Satpol PP, turut hadir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Aliansi Ormas Islam Karawang Bersatu, hingga anggota DPRD Karawang Komisi I dari lintas fraksi. 

Kehadiran banyak pihak ini seolah menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menertibkan dugaan pelanggaran. 

Namun di sisi lain, justru memunculkan pertanyaan besar: mengapa persoalan ini baru mencuat setelah tempat usaha beroperasi?

Kritik keras datang dari Koordinator Forum Aktivis Islam, Sunarto. Ia menilai akar masalah bukan terletak pada dinas teknis semata, melainkan pada sikap ambigu sejumlah pihak yang sejak awal dinilai tidak tegas.

“Tidak mungkin dinas berani mengeluarkan izin jika tidak ada sinyal tanda kutip diperbolehkan dari oknum-oknum para pihak. Kalau sejak awal jelas menolak, kemungkinan besar izin itu tidak akan keluar,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menyinggung dugaan adanya “ruang abu-abu” dalam proses perizinan, di mana sikap setengah hati dari pemangku kepentingan justru membuka celah bagi terbitnya izin usaha yang belakangan dipermasalahkan.

Sunarto bahkan menyebut kondisi ini seperti “sandiwara”. Menurutnya, ketika sebuah usaha sudah berjalan dan menggelontorkan investasi besar, tindakan penertiban yang datang belakangan justru berpotensi merugikan pelaku usaha.

“Kalau memang tidak boleh, seharusnya dari awal tegas. Ini usaha baru buka lalu ditutup. Modalnya bukan kecil, bisa miliaran rupiah, bukan melihat tempat usahanya tapi kejelasan sikap yang perlu kita garis bawahi dan pertegas” tegasnya.

Di titik ini, persoalan tidak lagi sekadar soal legalitas usaha, tetapi juga menyangkut kepastian hukum dan iklim investasi daerah. 

Ketika regulasi tidak dijalankan secara konsisten sejak awal, maka yang muncul adalah ketidakpastian yang merugikan semua pihak baik pemerintah, masyarakat, maupun investor dan umat Islam yang terganggu.

Sunarto mengaku dirinya sejak awal telah menyatakan penolakan saat dimintai pendapat oleh pihak perizinan. Ia juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap tempat hiburan malam lainnya di Karawang, termasuk karaoke, kafe, restoran, hingga spa.

“Bupati dan instrumen semua dinas harus cek semua THM yang ada, Apakah operasionalnya sesuai dengan izin awal atau tidak. Di sini diperlukan ketegasan, dan termasuk dari MUI Karawang,” katanya.

Desakan evaluasi ini menjadi penting, mengingat kasus TNM bisa jadi hanya “puncak gunung es”. Jika benar ada ketidaksesuaian antara izin dan praktik di lapangan, maka persoalan ini bersifat sistemik, bukan kasuistik.

Sidak TNM kini menjadi cermin bagi tata kelola perizinan di Karawang. Publik berhak bertanya, apakah prosedur telah dijalankan secara transparan dan akuntabel, atau justru ada kompromi-kompromi yang akhirnya menimbulkan polemik di kemudian hari?

Tanpa pembenahan serius, kejadian serupa berpotensi terus berulang dengan pola yang sama: izin terbit, usaha berjalan, lalu penertiban datang belakangan. 

Sebuah siklus yang bukan hanya melelahkan, tetapi juga menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.


• NP 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

GMPI Tantang Transparansi DPRD Karawang, Aksi Besar Disiapkan Usai RDP Tak Direspons

Mustapid- April 17, 2026 0
GMPI Tantang Transparansi DPRD Karawang, Aksi Besar Disiapkan Usai RDP Tak Direspons
Foto :  Panglima DPD GMPI Karawang, E. Jaenudin Karawangsatu.com - Karawang | Sikap diam DPRD Karawang terhadap permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) menuai r…

Most Popular

24 Ketua PK Solid, Abdul Azis Kian Tak Terbendung Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Karawang

24 Ketua PK Solid, Abdul Azis Kian Tak Terbendung Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Karawang

April 16, 2026
Menggugah Selera dan Nostalgia, Mie Widyatama Jadi Primadona Baru di Bandung

Menggugah Selera dan Nostalgia, Mie Widyatama Jadi Primadona Baru di Bandung

April 12, 2026
DPRD Karawang Desak Penutupan Theatre Night Mart, Temuan Sidak Ungkap Dugaan Manipulasi Perizinan

DPRD Karawang Desak Penutupan Theatre Night Mart, Temuan Sidak Ungkap Dugaan Manipulasi Perizinan

April 16, 2026

Recent Comments

Editor Post

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

February 23, 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

April 01, 2026

Popular Post

24 Ketua PK Solid, Abdul Azis Kian Tak Terbendung Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Karawang

24 Ketua PK Solid, Abdul Azis Kian Tak Terbendung Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Karawang

April 16, 2026
Menggugah Selera dan Nostalgia, Mie Widyatama Jadi Primadona Baru di Bandung

Menggugah Selera dan Nostalgia, Mie Widyatama Jadi Primadona Baru di Bandung

April 12, 2026
DPRD Karawang Desak Penutupan Theatre Night Mart, Temuan Sidak Ungkap Dugaan Manipulasi Perizinan

DPRD Karawang Desak Penutupan Theatre Night Mart, Temuan Sidak Ungkap Dugaan Manipulasi Perizinan

April 16, 2026

Labels

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber