Lahan 11 Hektare di Cikampek, Kapolres Fiki N. Ardiansyah Buktikan Polisi Hadir Dukung Produktivitas Petani
![]() |
| Foto : Kapolres Karawang Fiki N. Ardiansyah memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kering di lahan pertanian milik PT Timor, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jumat (27/2/2026). |
Karawangsatu.com - Karawang | Dalam upaya konkret mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolres Karawang Fiki N. Ardiansyah memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kering di lahan pertanian milik PT Timor, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jumat (27/2/2026).
Panen raya yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung aman, lancar, dan penuh antusiasme. Di atas lahan seluas sekitar 11 hektare, hasil panen jagung pipil kering diperkirakan mencapai 28 ton angka yang menegaskan produktivitas pertanian Karawang di tengah tantangan sektor pangan nasional.
Kapolres hadir didampingi Wakapolres Kompol Andriyanto dan Kabag SDM Kompol Dadan Sudirman. Kehadiran jajaran pimpinan Polres Karawang menunjukkan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian bukan sekadar simbolis, melainkan komitmen nyata lintas fungsi.
Sinergi juga tampak dari kehadiran unsur pemerintah dan TNI, mulai dari Camat Cikampek, Kepala UPTD Pertanian Cikampek, hingga Babinsa dari Koramil setempat.
Kolaborasi ini mempertegas bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, melainkan agenda bersama seluruh elemen bangsa.
Dalam sambutannya, AKBP Fiki N. Ardiansyah mengapresiasi kerja keras para petani dan kelompok tani yang konsisten merawat lahan hingga menghasilkan panen optimal.
“Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Karawang, khususnya Cikampek, sangat produktif. Kami dari Polres Karawang akan terus hadir, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung upaya peningkatan hasil pertanian masyarakat,” tegasnya.
Karawang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat. Capaian 28 ton jagung dari satu hamparan lahan menjadi sinyal positif bahwa diversifikasi komoditas selain padi juga menunjukkan potensi besar.
Panen raya ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat bahwa stabilitas keamanan dan produktivitas pertanian berjalan beriringan.
Ketika aparat, pemerintah, dan petani berdiri dalam satu barisan, ketahanan pangan bukan lagi sekadar wacana melainkan kenyataan yang dipanen bersama.
• Irfan

Post a Comment