Search
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Home Nelayan Karawang Dorong Co-Management Pesisir: Lawan Ocean Grabbing, Perkuat Hak Tenurial Nelayan Karawang Dorong Co-Management Pesisir: Lawan Ocean Grabbing, Perkuat Hak Tenurial

Nelayan Karawang Dorong Co-Management Pesisir: Lawan Ocean Grabbing, Perkuat Hak Tenurial

Mustapid
Mustapid
11 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) DPD Kabupaten Karawang menggelar diskusi publik 

Karawangsatu.com - Karawang | Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) DPD Kabupaten Karawang menggelar diskusi publik bertajuk “Pengelolaan Bersama Kawasan Tenurial Nelayan: Memperkuat Keadilan Hak dan Keberlanjutan Pesisir melalui Kolaborasi Akademisi” di Aula PAUD Asteria, Desa Muara Cilamaya, Rabu (11/2/2026).

Acara ini menghadirkan Asep Andri Astriyandi, akademisi yang memberikan perspektif ilmiah, serta diikuti oleh seluruh nelayan anggota KNTI Karawang, perangkat desa, dan masyarakat umum.

Ketua DPD KNTI Karawang, Moh. Sadeli, menegaskan bahwa diskusi publik ini bertujuan memperkuat pengakuan dan praktik pengelolaan bersama kawasan tenurial nelayan melalui kolaborasi antara komunitas nelayan, pemerintah daerah, dan akademisi.

“Nelayan kecil dan tradisional adalah aktor kunci dalam sistem pangan laut, ekonomi pesisir, dan pelestarian ekosistem. Namun, kontribusi strategis mereka sering belum diimbangi dengan pengakuan dan perlindungan hak tenurial atas wilayah tangkap, kelola, dan ruang hidup mereka,” jelas Sadeli.

Ia menambahkan, ekspansi industri ekstraktif, pariwisata besar, reklamasi, serta kebijakan tata ruang laut yang berorientasi investasi, memicu tumpang tindih pemanfaatan ruang dan konflik, serta praktik ocean grabbing yang mengancam akses nelayan kecil terhadap sumber penghidupan mereka.

Secara normatif, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan serta berbagai putusan Mahkamah Konstitusi telah memberikan dasar hukum untuk melindungi nelayan. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan wilayah pesisir dan laut masih bersifat sentralistik dan teknokratis, dengan partisipasi nelayan yang terbatas.

Sadeli menekankan pentingnya pengelolaan bersama (co-management), di mana negara, masyarakat pengguna sumber daya, dan aktor pendukung berbagi peran, kewenangan, dan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan, pengelolaan, dan pengawasan sumber daya. “Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keberlanjutan ekologis, tetapi juga memperkuat keadilan sosial dan pengakuan hak-hak masyarakat lokal,” ujarnya.

Diskusi publik ini menjadi momentum strategis bagi nelayan Karawang untuk menegaskan hak mereka sekaligus mendorong praktik pengelolaan pesisir yang adil dan berkelanjutan.


• Irfan 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Sinergi Tiga Pilar di Tangerang: Polisi, GANN, dan Media Perketat Barisan Lawan Narkotika

Mustapid- April 23, 2026 0
Sinergi Tiga Pilar di Tangerang: Polisi, GANN, dan Media Perketat Barisan Lawan Narkotika
Foto :  Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang saat menerima kunjungan strategis dari DPP Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Banten bersama sej…

Most Popular

WFH Diterapkan, Perumdam Tirta Tarum Karawang Tetap Kejar Target 12 Ribu Pelanggan Baru

WFH Diterapkan, Perumdam Tirta Tarum Karawang Tetap Kejar Target 12 Ribu Pelanggan Baru

April 16, 2026
Baru Dilantik Prabowo Subianto, Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus

Baru Dilantik Prabowo Subianto, Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus

April 16, 2026
INFISA Kecam Lambannya Repatriasi, Nyawa Pelaut RI Dipertaruhkan di Negeri Transit

INFISA Kecam Lambannya Repatriasi, Nyawa Pelaut RI Dipertaruhkan di Negeri Transit

April 16, 2026

Recent Comments

Editor Post

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

February 23, 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

April 01, 2026

Popular Post

WFH Diterapkan, Perumdam Tirta Tarum Karawang Tetap Kejar Target 12 Ribu Pelanggan Baru

WFH Diterapkan, Perumdam Tirta Tarum Karawang Tetap Kejar Target 12 Ribu Pelanggan Baru

April 16, 2026
Baru Dilantik Prabowo Subianto, Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus

Baru Dilantik Prabowo Subianto, Ketua Ombudsman RI Tersandung Kasus

April 16, 2026
INFISA Kecam Lambannya Repatriasi, Nyawa Pelaut RI Dipertaruhkan di Negeri Transit

INFISA Kecam Lambannya Repatriasi, Nyawa Pelaut RI Dipertaruhkan di Negeri Transit

April 16, 2026

Labels

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber