Search
24 C
en
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Search
KARAWANG SATU
Buy template blogger
Home Paksa Take Down Berita dan Maki Jurnalis, Oknum Humas Unsika Tuai Gelombang Protes Paksa Take Down Berita dan Maki Jurnalis, Oknum Humas Unsika Tuai Gelombang Protes

Paksa Take Down Berita dan Maki Jurnalis, Oknum Humas Unsika Tuai Gelombang Protes

Mustapid
Mustapid
19 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Foto: Gedung Utama Universitas Singaperbangsa Karawang 

Karawangsatu.com - Karawang | Gelombang kecaman dari berbagai organisasi profesi jurnalis di Karawang hingga Purwakarta terus menguat menyusul dugaan intimidasi dan ucapan kasar yang dilakukan oknum Humas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berinisial N terhadap wartawan onediginews.com.

Sejumlah pimpinan organisasi wartawan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk nyata pembungkaman pers dan sikap antikritik yang mencederai semangat keterbukaan informasi publik. 

Mereka menegaskan, kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan tidak dapat diintervensi dengan intimidasi.

Ketua AMKI Karawang, Endang Nupo, menyebut tindakan oknum humas yang diduga memaksa penurunan (take down) berita dengan cara mengintimidasi wartawan sebagai preseden buruk bagi dunia akademik.

“Ini sangat disayangkan. Humas seharusnya menjadi jembatan informasi antara institusi dan publik, bukan justru menjadi pihak yang memaki wartawan dengan kata-kata kasar dan diduga mengancam melarang peliputan,” tegasnya, Kamis (19/2/2026).

Senada, Ketua MOI Karawang, Latifudin Manaf, menyoroti aspek hukum atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa jika ada pihak yang keberatan terhadap pemberitaan, mekanisme yang tersedia adalah hak jawab atau hak koreksi, bukan intimidasi.

“Memaksa menurunkan berita dengan ancaman adalah pelanggaran serius terhadap kemerdekaan pers. Kami tidak akan tinggal diam ketika profesi kami dilecehkan,” ujarnya.

Ketua DPD IWOI Karawang, Syuhada Wisastra, juga mengutuk keras dugaan arogansi tersebut. Ia menilai respons emosional oknum N justru menunjukkan kepanikan yang tidak berdasar.

“Jika merasa keberatan dengan isi berita, gunakan hak jawab sebagaimana diatur undang-undang. Bukan dengan makian yang merendahkan martabat jurnalis,” tandasnya.

Dukungan solidaritas juga datang dari Pengurus PWI Purwakarta, Ega Nugraha. Ia menyayangkan peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng citra kampus secara keseluruhan.

Saat NM mengkonfirmasi hal tersebut kepada N melalui telpon selulernya, dirinya menyebut tidak pernah ngomong 'Goblok' kepada wartawan Onediginews, Nina. 

"Saha nu ngomong goblok, ulah sok ngada ngada ah (Siapa yang ngomong goblok, jangan suka mengada-ngada ah). Demi Alloh saya ga bilang gitu. Parah Bu Nina yeuh. Kalau bilang takedown iya saya akui," kata N kepada NM, Rabu (18/2).

Ultimatum untuk Rektorat

Koalisi organisasi wartawan Karawang dan Purwakarta menyatakan sikap tegas. Mereka memberikan waktu 2x24 jam kepada pihak rektorat Unsika untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas perilaku oknum humas tersebut.

“Permintaan maaf resmi adalah harga mati. Jika tidak ada itikad baik dalam waktu yang ditentukan, kami akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan kampus Unsika,” tegas para pimpinan organisasi secara kompak.

Berawal dari Konfirmasi LHP BPK

Insiden ini bermula ketika wartawan melakukan konfirmasi terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Tahun Anggaran 2023 dan 2024. Dalam dokumen tersebut, terdapat temuan pengadaan barang senilai Rp667,5 juta yang dinilai janggal.

Alih-alih memberikan klarifikasi substantif, oknum humas berinisial N diduga meluapkan kemarahan melalui sambungan telepon setelah berita terbit. Ia disebut memaksa wartawan menurunkan pemberitaan dengan ancaman pelarangan liputan di lingkungan kampus.

Tak hanya itu, oknum tersebut juga diduga menuding wartawan “makan uang Unsika” namun tetap menyerang lewat pemberitaan, serta melontarkan kata-kata kasar yang merendahkan.

Padahal, dalam dokumen LHP BPK, Rektor Unsika Prof. Ade Maman disebut menyatakan sependapat dengan hasil pemeriksaan lembaga audit negara tersebut.

Ujian Keterbukaan Akademik

Peristiwa ini menjadi ujian serius bagi komitmen keterbukaan dan akuntabilitas di lingkungan perguruan tinggi negeri. Publik kini menunggu sikap resmi rektorat Unsika, apakah memilih meredam persoalan secara elegan dan terbuka, atau membiarkan polemik berkembang menjadi krisis reputasi yang lebih luas.

Bagi kalangan pers, persoalan ini bukan sekadar soal satu berita yang diminta turun, melainkan menyangkut prinsip fundamental: kemerdekaan pers yang dijamin undang-undang dan menjadi pilar demokrasi.


• Irfan/Jat

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Kejagung Gelar Kurban Massal 57 Sapi, Jaksa Agung Soroti Dimensi Ibadah dan Kepedulian Publik

Mustapid- May 26, 2026 0
Kejagung Gelar Kurban Massal 57 Sapi, Jaksa Agung Soroti Dimensi Ibadah dan Kepedulian Publik
Foto :  Penyerahan hewan kurban dipimpin langsung oleh ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung RI. (Ist) Karawangsatu.com - Jakarta | Kejaksaan Agung Republik Indone…

Most Popular

Tak Hadiri RDP DPRD Karawang, Koperasi Pindodeli Dinilai Tak Punya Itikad Baik Selesaikan Dana Korban

Tak Hadiri RDP DPRD Karawang, Koperasi Pindodeli Dinilai Tak Punya Itikad Baik Selesaikan Dana Korban

May 21, 2026
Aksi Nyata FWJI Tangkot, Santunan Rutin untuk Yatim, Dhuafa dan Disabilitas di Tangerang

Aksi Nyata FWJI Tangkot, Santunan Rutin untuk Yatim, Dhuafa dan Disabilitas di Tangerang

May 21, 2026
Emih Elyana Resmi Duduki Kembali Kursi BPD Waringinjaya Periode 2026–2034

Emih Elyana Resmi Duduki Kembali Kursi BPD Waringinjaya Periode 2026–2034

May 20, 2026

Recent Comments

Editor Post

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

April 01, 2026
Kritik Keras DPN, DPW Forum BUMDes Jabar Pilih Jalan Mandiri dan Konstitusional

Kritik Keras DPN, DPW Forum BUMDes Jabar Pilih Jalan Mandiri dan Konstitusional

May 13, 2026

Popular Post

Tak Hadiri RDP DPRD Karawang, Koperasi Pindodeli Dinilai Tak Punya Itikad Baik Selesaikan Dana Korban

Tak Hadiri RDP DPRD Karawang, Koperasi Pindodeli Dinilai Tak Punya Itikad Baik Selesaikan Dana Korban

May 21, 2026
Aksi Nyata FWJI Tangkot, Santunan Rutin untuk Yatim, Dhuafa dan Disabilitas di Tangerang

Aksi Nyata FWJI Tangkot, Santunan Rutin untuk Yatim, Dhuafa dan Disabilitas di Tangerang

May 21, 2026
Emih Elyana Resmi Duduki Kembali Kursi BPD Waringinjaya Periode 2026–2034

Emih Elyana Resmi Duduki Kembali Kursi BPD Waringinjaya Periode 2026–2034

May 20, 2026

Labels

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber