Polemik Vihara Thai Seng Hut Co Berakhir Damai, Redaksi Sumut Terkini ID Akui Kekeliruan Pemberitaan
![]() |
| Foto : Pertemuan pasca-perdamaian antara pihak pengurus vihara, warga, serta redaksi media berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. |
Karawangsatu.com - Binjai Barat | Polemik pemberitaan yang sempat viral terkait aktivitas di Vihara Thai Seng Hut Co, Lingkungan 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, akhirnya menemui titik terang.
Pertemuan pasca-perdamaian antara pihak pengurus vihara, warga, serta redaksi media berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Pertemuan tersebut turut difasilitasi oleh Danramil 01/BK, Kapten Infanteri Ebenezer Pakpahan.
Pimpinan Redaksi Media Sumut Terkini ID, Haryadi, yang didampingi Kaperwil Sumut Feri, langsung turun melakukan klarifikasi dan pengecekan ke lapangan atas pemberitaan yang sebelumnya viral pada 22 Februari 2026 lalu.
Hasil penelusuran tersebut menyimpulkan bahwa informasi yang beredar sebelumnya tidak sepenuhnya benar.
“Setelah kami melakukan crosscheck langsung ke lokasi, ternyata tidak ada praktik perdukunan, tidak ada musik DJ, dan tidak ada kegiatan barongsai sampai dini hari seperti yang sempat viral,” ujar Haryadi di hadapan pengurus vihara dan Danramil.
Atas kekeliruan pemberitaan tersebut, Haryadi secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada pihak vihara dan masyarakat.
“Saya atas nama Pimpinan Redaksi Media Sumut Terkini ID menyampaikan permohonan maaf karena pemberitaan ini sempat viral dan menimbulkan polemik di masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, pengurus vihara, Elton Hotman, juga menanggapi sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan permintaan tertentu dari pihak media.
Ia menegaskan bahwa kabar yang menyebut adanya permintaan fasilitas parkir maupun imbalan untuk menurunkan berita tidaklah benar.
“Tidak pernah ada saya mengatakan kepada siapa pun bahwa abang meminta parkir atau menerima sesuatu untuk take down berita. Itu tidak benar,” tegas Elton.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah warga yang sebelumnya sempat menyampaikan keberatan, di antaranya Toni, Roni, serta Nurhamidah Lubis.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk saling memaafkan dan mengakhiri polemik yang sempat ramai di media sosial.
Momen perdamaian ditandai dengan berjabat tangan antara warga, pihak vihara, serta pihak media sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keharmonisan di lingkungan masyarakat.
Danramil 01/BK Kapten Infanteri Ebenezer Pakpahan yang memfasilitasi pertemuan itu mengapresiasi sikap terbuka semua pihak yang bersedia duduk bersama menyelesaikan persoalan secara damai.
Dengan adanya klarifikasi dan permohonan maaf dari kedua belah pihak, diharapkan situasi di Lingkungan 3 Kelurahan Bandar Senembah kembali kondusif serta hubungan antarwarga tetap terjaga dengan baik.
Semua pihak yang hadir juga sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan mengedepankan kebersamaan demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat. (Tim)
• Red

Post a Comment