Search
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Home Respons Cepat DLHK Karawang Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran Sungai Cigombel Respons Cepat DLHK Karawang Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran Sungai Cigombel

Respons Cepat DLHK Karawang Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran Sungai Cigombel

Mustapid
Mustapid
27 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Foto : Asep Agustian, SH., MH 

Karawangsatu.com - Karawang | Respons cepat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang dalam menindaklanjuti dugaan pencemaran Sungai Cigombel, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, patut diapresiasi. Pengambilan sampel air untuk uji laboratorium menjadi langkah awal yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah. 

Namun, publik kini menanti, apakah langkah ini akan berujung pada tindakan tegas, atau kembali berhenti pada prosedur administratif semata?

Sorotan tajam mengarah pada PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills, yang diduga menjadi sumber pencemaran. Dugaan ini bukan kali pertama mencuat. Riwayat panjang laporan masyarakat terkait limbah industri perusahaan tersebut menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas pengawasan dan penegakan hukum lingkungan di Karawang.

Dukungan terhadap langkah DLH datang dari Perhimpunan Advokat Indonesia Karawang. Ketua Peradi Karawang, Asep Agustian, secara tegas mendesak pemerintah agar tidak ragu mengambil langkah ekstrem jika pelanggaran terbukti. 

Baginya, opsi penutupan operasional bukan lagi wacana berlebihan, melainkan konsekuensi logis dari dugaan pencemaran berulang.

“Kalau terbukti terus mencemari, maka penutupan harus jadi opsi serius. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Publik masih mengingat kasus pencemaran Sungai Citarum yang menyeret salah satu unit Pindo Deli dan berujung pada denda miliaran rupiah. 

Alih-alih menjadi efek jera, sanksi finansial dinilai tak lebih dari “biaya operasional tambahan” bagi korporasi besar.

Lebih mengkhawatirkan, insiden kebocoran gas klorin yang terjadi berulang termasuk pada 2024 yang menyebabkan ratusan warga terdampak seolah tidak cukup kuat untuk menghentikan operasional perusahaan. 

Fakta ini memperkuat persepsi bahwa ada celah serius dalam sistem pengawasan dan penindakan.

Kritik pun mengarah pada pola penanganan yang dinilai reaktif, bukan preventif. Setiap kasus mencuat setelah dampak dirasakan masyarakat, bukan dicegah sejak dini. 

Dalam konteks ini, langkah DLH mengambil sampel air dinilai baru sebatas “pintu masuk”, bukan solusi.

Desakan juga datang agar pemerintah tidak berhenti pada uji laboratorium. Transparansi hasil pemeriksaan, keterbukaan proses investigasi, hingga keberanian menjatuhkan sanksi maksimal menjadi tuntutan publik. Tanpa itu, kepercayaan masyarakat akan terus tergerus.

Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pindo Deli belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap diam ini justru memperkuat spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.

Kasus Sungai Cigombel kini menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah: berpihak pada kepentingan industri atau keselamatan lingkungan dan warga. Langkah cepat sudah diambil, namun ketegasanlah yang akan menentukan arah akhirnya.

Jika tidak ada tindakan nyata, maka pertanyaan yang tersisa sederhana namun tajam: sampai kapan pencemaran dianggap sebagai pelanggaran yang bisa “dibayar”, bukan dihentikan?


• Kojek 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Tak Ada Ruang Netral! Instruksi Keras MPC Karawang Untuk Menangkan Rafiudin Firdaus

Mustapid- April 11, 2026 0
Tak Ada Ruang Netral! Instruksi Keras MPC Karawang Untuk Menangkan Rafiudin Firdaus
Foto :  Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Abdul Aziz. (Ist) Karawangsatu.com - Karawang  | Ketua Majelis Pimpinan Cabang…

Most Popular

Aksi Besar APDESI di Karawang Berakhir Kondusif

Aksi Besar APDESI di Karawang Berakhir Kondusif

April 06, 2026
Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Estafet Kepala Sekolah, SMAN 1 Batujaya Hadirkan Pemimpin Baru Dengan Semangat Prestasi

Estafet Kepala Sekolah, SMAN 1 Batujaya Hadirkan Pemimpin Baru Dengan Semangat Prestasi

April 07, 2026

Recent Comments

Editor Post

Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

February 23, 2026
Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

April 01, 2026

Popular Post

Aksi Besar APDESI di Karawang Berakhir Kondusif

Aksi Besar APDESI di Karawang Berakhir Kondusif

April 06, 2026
Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Estafet Kepala Sekolah, SMAN 1 Batujaya Hadirkan Pemimpin Baru Dengan Semangat Prestasi

Estafet Kepala Sekolah, SMAN 1 Batujaya Hadirkan Pemimpin Baru Dengan Semangat Prestasi

April 07, 2026

Labels

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber