Search
24 C
en
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Search
KARAWANG SATU
Buy template blogger
Home Status Naik Gaji Turun, Bidan Desa di Karawang Kecewa Skema PPPK Paruh Waktu Status Naik Gaji Turun, Bidan Desa di Karawang Kecewa Skema PPPK Paruh Waktu

Status Naik Gaji Turun, Bidan Desa di Karawang Kecewa Skema PPPK Paruh Waktu

Mustapid
Mustapid
10 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Foto : Sejumlah bidan desa dalam pertemuan dengan Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Karawang, Dinas Kesehatan, serta BKPSDM pada Senin (9/3/2026) di ruang rapat Asda I Karawang. ((Ist)

Karawangsatu.com - Karawang | Kebijakan pengangkatan bidan desa dari status Pegawai Tidak Tetap (PTT) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Karawang justru menuai keluhan. 

Alih-alih meningkatkan kesejahteraan, perubahan status tersebut malah membuat penghasilan mereka merosot tajam.

Sebelumnya, saat masih berstatus bidan PTT daerah, para bidan desa menerima honor sekitar Rp3,4 juta per bulan yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang. Namun setelah diangkat menjadi PPPK paruh waktu, penghasilan mereka justru turun drastis menjadi sekitar Rp1 juta per bulan.

Kondisi ini disampaikan langsung oleh sejumlah bidan desa dalam pertemuan dengan Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Karawang, Dinas Kesehatan, serta BKPSDM pada Senin (9/3/2026) di ruang rapat Asda I Karawang.

Salah seorang bidan desa yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sangat kecewa dengan kebijakan tersebut. Ia mengatakan, pada awalnya para bidan menyambut baik pengangkatan menjadi PPPK karena dianggap sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian mereka di pelayanan kesehatan masyarakat.

Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan setelah mengetahui skema penggajian yang diterapkan.

“Awalnya kami menyambut baik pengangkatan menjadi PPPK paruh waktu. Tapi ujungnya kami sangat kecewa setelah mengetahui skema gajinya. Menjadi PPPK paruh waktu justru hanya menerima sekitar Rp1 juta per bulan, padahal sebelumnya honor kami sebagai bidan PTT sekitar Rp3,4 juta,” ungkapnya.

Menurut para bidan, penurunan penghasilan tersebut sangat memberatkan, mengingat mereka tetap menjalankan tugas pelayanan kesehatan di desa dengan tanggung jawab yang tidak berubah.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, Belum ada keterangan resmi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang terkait alasan penurunan honor para bidan setelah perubahan status tersebut.

Para bidan berharap Pemerintah Kabupaten Karawang segera memberikan penjelasan sekaligus mencari solusi agar perubahan status ke PPPK tidak justru menurunkan kesejahteraan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di desa.

Di tengah  tuntutan layanan kesehatan di tingkat desa, para bidan menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi tenaga kesehatan yang telah lama mengabdi.


• NP 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Status Naik Gaji Turun, Bidan Desa di Karawang Kecewa Skema PPPK Paruh Waktu

Mustapid- March 10, 2026 0
Status Naik Gaji Turun, Bidan Desa di Karawang Kecewa Skema PPPK Paruh Waktu
Foto : S ejumlah bidan desa dalam pertemuan dengan Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Karawang, Dinas Kesehatan, serta BKPSDM pada  Senin (9/3/2026)  di ruang r…

Most Popular

Mahasiswa Karawang Desak Audit TBBM Dawuan, Ancaman Ledakan Mengintai Permukiman

Mahasiswa Karawang Desak Audit TBBM Dawuan, Ancaman Ledakan Mengintai Permukiman

March 04, 2026
Setelah di Laporkan Ke Kejati Jabar Oleh LSM Ganas, Kini Kasusnya di Tangani Kejari Kabupaten Bekasi

Setelah di Laporkan Ke Kejati Jabar Oleh LSM Ganas, Kini Kasusnya di Tangani Kejari Kabupaten Bekasi

March 04, 2026
Cap Go Meh Karawang Tetap Meriah Meski Sederhana, Panitia Batasi Peserta Demi Menghormati Ramadan

Cap Go Meh Karawang Tetap Meriah Meski Sederhana, Panitia Batasi Peserta Demi Menghormati Ramadan

March 08, 2026

Recent Comments

Editor Post

Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

Eks Pejabat Karawang Kritik Oknum Humas UNSIKA, Dinilai Gagal Bangun Citra Kampus

February 23, 2026
Mahasiswa Karawang Desak Audit TBBM Dawuan, Ancaman Ledakan Mengintai Permukiman

Mahasiswa Karawang Desak Audit TBBM Dawuan, Ancaman Ledakan Mengintai Permukiman

March 04, 2026
Polres Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Ramadan 2026

Polres Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Ramadan 2026

February 23, 2026

Popular Post

Mahasiswa Karawang Desak Audit TBBM Dawuan, Ancaman Ledakan Mengintai Permukiman

Mahasiswa Karawang Desak Audit TBBM Dawuan, Ancaman Ledakan Mengintai Permukiman

March 04, 2026
Setelah di Laporkan Ke Kejati Jabar Oleh LSM Ganas, Kini Kasusnya di Tangani Kejari Kabupaten Bekasi

Setelah di Laporkan Ke Kejati Jabar Oleh LSM Ganas, Kini Kasusnya di Tangani Kejari Kabupaten Bekasi

March 04, 2026
Cap Go Meh Karawang Tetap Meriah Meski Sederhana, Panitia Batasi Peserta Demi Menghormati Ramadan

Cap Go Meh Karawang Tetap Meriah Meski Sederhana, Panitia Batasi Peserta Demi Menghormati Ramadan

March 08, 2026

Labels

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber