Proyek Hiasan Bambu di SMAN 1 Cikampek Tuai Pro Kontra, Transparansi Anggaran Dipertanyakan
![]() |
| Foto : Pembangunan hiasan bambu di ruas jalan depan SMAN 1 Cikampek menuai sorotan publik dan memicu pro kontra di tengah masyarakat |
Karawangsatu.com - Karawang | Pembangunan hiasan bambu di ruas jalan depan SMAN 1 Cikampek menuai sorotan publik dan memicu pro kontra di tengah masyarakat. Proyek yang dinilai memperindah lingkungan sekolah tersebut mendapat apresiasi, namun juga memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi sumber anggaran.
LSM Kompak Karawang turut angkat suara mengenai proyek tersebut. Humas LSM Kompak Karawang, Yoga Pratama, menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya mengapresiasi upaya mempercantik lingkungan sekolah melalui pembangunan hiasan bambu yang sarat nilai budaya.
Menurutnya, keberadaan ornamen bambu tersebut dinilai positif karena mampu mengangkat kearifan lokal serta memperkuat nuansa seni budaya Sunda di lingkungan pendidikan.
“Secara konsep kami mengapresiasi pembangunan hiasan bambu di depan SMAN 1 Cikampek. Ini memiliki nilai estetika dan budaya yang baik serta sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Barat untuk mengedepankan seni budaya Sunda,” ujar Yoga, Kamis (12/3/2026).
Namun demikian, Yoga menegaskan bahwa program yang baik harus diiringi dengan proses yang transparan dan akuntabel, terutama terkait penggunaan anggaran.
Ia menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pembangunan, yang seharusnya memuat informasi penting seperti sumber anggaran, pelaksana kegiatan, hingga nilai anggaran proyek.
“Tidak adanya papan informasi proyek menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat. Dari mana sumber anggaran proyek ini, siapa vendor pelaksana, berapa nilai Rancangan Anggaran Biaya (RAB), serta dasar hukum penentuan satuan harga yang digunakan,” katanya.
LSM Kompak Karawang bahkan menduga adanya potensi ketidakjelasan dalam penggunaan anggaran pada proyek tersebut.
“Berdasarkan kondisi di lapangan, kami menduga adanya indikasi penggunaan anggaran yang tidak jelas atau berpotensi fiktif dalam pembangunan hiasan bambu tersebut,” tegas Yoga.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah sebagai lembaga yang menggunakan anggaran negara wajib memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Masyarakat berhak mengetahui setiap kegiatan yang menggunakan keuangan negara. Karena itu kami meminta pihak sekolah segera memberikan klarifikasi secara transparan,” ujarnya.
![]() |
| Foto : Humas LSM Kompak Karawang, Yoga Pratama |
Sebagai bentuk keseriusan, LSM Kompak Karawang berencana melaporkan dugaan tersebut kepada Kejaksaan Negeri Karawang dalam waktu dekat. Mereka juga mendesak aparat penegak hukum melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.
“Kami akan segera melaporkan dugaan ini ke Kejaksaan Negeri Karawang dan mendesak agar dilakukan pemeriksaan secara mendetail. Hasilnya juga harus disampaikan kepada publik agar tercipta transparansi dalam penggunaan anggaran pembangunan hiasan bambu di SMAN 1 Cikampek,” pungkasnya.
Kepala SMAN 1 Cikampek, H. Unang saat dikonfirmasi melalui fasilitas WhatsApp terkait pekerjaan tersebut tidak membalasnya.
• NP


Post a Comment