Search
24 C
en
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Search
KARAWANG SATU
Buy template blogger
Home Skandal Tunda Bayar Mengemuka di Karawang, BPKAD dan TAPD Disorot Atas Dugaan Gagal Kelola Kas Daerah Skandal Tunda Bayar Mengemuka di Karawang, BPKAD dan TAPD Disorot Atas Dugaan Gagal Kelola Kas Daerah

Skandal Tunda Bayar Mengemuka di Karawang, BPKAD dan TAPD Disorot Atas Dugaan Gagal Kelola Kas Daerah

Mustapid
Mustapid
29 May, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Ketua FKUB, Angga Dhe Raka,

Karawangsatu.com - Karawang  | Polemik dugaan tunda bayar (TB) terhadap ratusan kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang pada Tahun Anggaran 2025 memunculkan kritik tajam terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB) menilai persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebagai sekadar keterlambatan administratif, melainkan sinyal adanya potensi masalah serius dalam tata kelola fiskal daerah yang dapat berdampak pada kepercayaan publik.

Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, sedikitnya puluhan hingga ratusan paket pekerjaan diduga terdampak tunda bayar di sejumlah organisasi perangkat daerah. 

Di antaranya 81 kegiatan di Dinas PUPR, 63 kegiatan di Dinas PRKP, 25 kegiatan di Dinas Pertanian, serta satu kegiatan di Disdikpora.

Ketua FKUB, Angga Dhe Raka, menilai kondisi ini janggal karena seluruh kegiatan tersebut disebut telah melalui proses perencanaan, penganggaran, hingga masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Jika benar pekerjaan sudah direncanakan dan dilelang, tetapi pembayaran justru tertunda, ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam siklus pengelolaan anggaran,” ujarnya.

Sorotan juga diarahkan kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang dinilai memiliki peran sentral dalam pengelolaan arus kas dan pencairan anggaran. 

Dugaan belum terbitnya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) disebut menjadi salah satu pemicu tersendatnya pembayaran.

FKUB menilai, jika benar terjadi hambatan likuiditas daerah, maka seharusnya pemerintah sudah melakukan mitigasi sejak tahap perencanaan anggaran, bukan ketika pekerjaan telah selesai dilaksanakan.

Kondisi ini dinilai berisiko tidak hanya bagi kontraktor dan penyedia jasa, tetapi juga terhadap iklim investasi daerah. Pasalnya, keterlambatan pembayaran dalam proyek pemerintah dapat memicu ketidakpastian usaha hingga potensi sengketa kontraktual.

Selain BPKAD, FKUB juga menyoroti peran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Karawang, khususnya Badan Anggaran (Banggar), yang dinilai perlu lebih aktif mengawasi keseimbangan antara perencanaan program dan kemampuan keuangan daerah.

“Jika tunda bayar terjadi dalam skala besar, maka ada indikasi masalah dalam sinkronisasi perencanaan, pengendalian kas, dan pelaksanaan anggaran,” tegas FKUB.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi secara rinci dari Pemerintah Kabupaten Karawang terkait jumlah pasti kegiatan yang terdampak maupun penyebab utama dugaan tunda bayar tersebut.

Situasi ini memunculkan desakan agar pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi terbuka guna menjaga transparansi pengelolaan APBD dan menghindari spekulasi publik yang semakin meluas.


• Kojek 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Skandal Tunda Bayar Mengemuka di Karawang, BPKAD dan TAPD Disorot Atas Dugaan Gagal Kelola Kas Daerah

Mustapid- May 29, 2026 0
Skandal Tunda Bayar Mengemuka di Karawang, BPKAD dan TAPD Disorot Atas Dugaan Gagal Kelola Kas Daerah
Foto :  Ketua FKUB, Angga Dhe Raka, Karawangsatu.com - Karawang  | Polemik dugaan tunda bayar (TB) terhadap ratusan kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di…

Most Popular

PT Pratama Laporkan PT BAS dan BTN Ke Kejari Karawang

PT Pratama Laporkan PT BAS dan BTN Ke Kejari Karawang

May 25, 2026
Kuasa Hukum Korban Kritik Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan di Karawang, Sepri : "Keadilan Jangan Digantung”

Kuasa Hukum Korban Kritik Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan di Karawang, Sepri : "Keadilan Jangan Digantung”

May 29, 2026
Mental Juara Jadi Bekal Persika 1951 Menuju Liga 4 Nasional

Mental Juara Jadi Bekal Persika 1951 Menuju Liga 4 Nasional

May 28, 2026

Recent Comments

Editor Post

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

Modus Paket Tertukar Mengatasnamakan JNE, Warga Subang Kehilangan Rp2 Juta Dalam Sekejap

January 29, 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Rotasi 353 Kepala Sekolah

April 01, 2026
Kritik Keras DPN, DPW Forum BUMDes Jabar Pilih Jalan Mandiri dan Konstitusional

Kritik Keras DPN, DPW Forum BUMDes Jabar Pilih Jalan Mandiri dan Konstitusional

May 13, 2026

Popular Post

PT Pratama Laporkan PT BAS dan BTN Ke Kejari Karawang

PT Pratama Laporkan PT BAS dan BTN Ke Kejari Karawang

May 25, 2026
Kuasa Hukum Korban Kritik Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan di Karawang, Sepri : "Keadilan Jangan Digantung”

Kuasa Hukum Korban Kritik Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan di Karawang, Sepri : "Keadilan Jangan Digantung”

May 29, 2026
Mental Juara Jadi Bekal Persika 1951 Menuju Liga 4 Nasional

Mental Juara Jadi Bekal Persika 1951 Menuju Liga 4 Nasional

May 28, 2026

Labels

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa
  • Sosial

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber