![]() |
| Pancajihadi Al Panji saat melapor ke Badan Kepegawaian Negara. |
KARAWANG – Seorang aktivis masyarakat asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Pancajihadi Al Panji, resmi melaporkan seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pelaporan ini ditujukan kepada Kepala BKN melalui Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara, Direktorat Disiplin, Budaya Kerja, dan Citra Aparatur Sipil Negara.
Kabar mengenai adanya pelaporan terhadap oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang ini pertama kali diketahui oleh media ini sebelumnya. Setelah melakukan konfirmasi langsung terkait kebenaran informasi tersebut kepada Pancajihadi Al Panji, ia membenarkan secara resmi bahwa pelaporan itu memang telah dilakukan.
Panji menjelaskan alasan utama mengapa ia memilih menyampaikan laporan langsung ke tingkat pusat, bukan ke instansi di daerah. Ia menilai proses penanganan di lingkungan pemerintah daerah berpotensi mengalami kendala akibat faktor kedekatan antar sesama pegawai maupun pejabat.
"Saya sengaja melaporkan oknum pejabat tersebut ke BKN karena khawatir pejabat pemeriksa di lingkup Pemerintah Kabupaten Karawang akan merasa sungkan atau eweuh pakewuh. Saya berharap laporan ini dapat ditangani secara profesional, netral, dan transparan," ujar Panji, Senin (20/7/2026).
Ketika diminta memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas jelas pejabat yang dilaporkannya, Panji enggan menyebutkan nama yang bersangkutan secara spesifik. Ia hanya memberikan keterangan mengenai jabatan yang diemban oleh terlapor saat ini.
"Yang saya laporkan tentunya seorang pejabat yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama," katanya.
Selain menutup keterangan terkait identitas terlapor, Panji juga belum bersedia menjelaskan secara rinci materi atau pokok permasalahan yang dituangkan dalam laporannya. Ia beralasan informasi tersebut baru akan dipublikasikan setelah ada tanggapan resmi dari pihak BKN.
Ia menambahkan bahwa proses pelaporannya telah diterima dengan baik oleh pihak berwenang. Ia bahkan telah mendapatkan tanda terima resmi atas laporan yang disampaikan dan juga menunjukkan dokumentasi saat proses penyerahan berlangsung di Gedung BKN, Jakarta.
"Nanti saja setelah ada perkembangan dari BKN. Saya akan menggelar konferensi pers dan menjelaskan kepada rekan-rekan media," tuturnya. (*)
