Iklan

terkini

Gedung IGD Baru RSUD Karawang Diresmikan, Bupati: Fasilitas Lebih Lengkap dan Canggih

Mustapid
24 Juli 2026, 14:29 WIB Last Updated 2026-07-24T07:29:04Z
Acara peresmian gedung IGD RSUD Karawang.


KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi meresmikan gedung baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karawang pada Jumat (24/7/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kualitas serta kecepatan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di wilayahnya.


Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Camat Telukjambe Timur, jajaran Dinas Kesehatan, Anggota DPRD Komisi IV, Kepala Desa Sukaharja, serta berbagai tamu undangan lainnya.


Gedung IGD yang baru dibangun ini dirancang dengan kapasitas menampung hingga 47 tempat tidur. Pada tahap awal operasional, sebanyak 41 tempat tidur telah disiapkan untuk menerima dan menangani pasien gawat darurat.


Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan, pembangunan IGD baru ini merupakan jawaban atas tantangan peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya untuk mengurangi antrean serta kepadatan pasien yang kerap terjadi di instalasi gawat darurat sebelumnya.


Ia menanggapi anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa pasien sering tidak diterima saat datang ke IGD. Menurutnya, seluruh pasien selalu diterima, namun kendala utama selama ini adalah keterbatasan kapasitas ruangan yang menyebabkan pelayanan terhambat.


"Sebenarnya bukan tidak diterima, semua diterima. Tapi kalau sudah penuh, mau seperti apa. Nah, di sini fasilitasnya lebih lengkap dan lebih canggih lagi," ujar Aep.


Dalam pengelolaannya, IGD baru ini menerapkan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi melalui mekanisme triase. Setiap pasien akan mendapatkan penanganan yang disesuaikan dengan tingkat kegawatdaruratan dan kondisi kesehatannya.


Pasien dengan kondisi paling kritis akan masuk kategori P1 dan segera ditangani secara intensif. Setelah kondisinya membaik, status pasien akan dinaikkan ke kategori berikutnya hingga akhirnya dipindahkan ke ruang rawat inap saat kondisinya sudah stabil.


"Misalkan ada pasien gagal napas, masuk P1 dan langsung ditangani. Setelah kondisinya membaik, statusnya bisa berubah dan selanjutnya masuk ke ruangan rawat," jelasnya.


Sementara itu, Direktur RSUD Karawang dr. Andri Sariful Alam menambahkan, selain penambahan tempat tidur, IGD baru ini juga dilengkapi berbagai ruangan penunjang, fasilitas khusus bayi, serta satu kamar operasi darurat yang siap beroperasi dan selalu dalam kondisi steril.


"Kalau ada pasien emergensi yang harus operasi, terutama ibu hamil, sudah siap langsung. Kamar operasinya sudah disiapkan dan dalam kondisi steril," kata dr. Andri.


Pihak rumah sakit juga telah merekrut tenaga kesehatan melalui seleksi dan uji kompetensi untuk memastikan kualitas pelayanan. Selain itu, disiapkan pula tambahan ruang rawat inap dan didukung keberadaan RSUD Rengasdengklok guna membagi beban pasien agar pelayanan tidak lagi menumpuk di satu tempat saja.


Dengan beroperasinya gedung IGD baru, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap alur pelayanan menjadi lebih cepat, terintegrasi, dan responsif, sehingga masyarakat mendapatkan penanganan kegawatdaruratan yang lebih optimal, tepat, dan profesional. (*)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gedung IGD Baru RSUD Karawang Diresmikan, Bupati: Fasilitas Lebih Lengkap dan Canggih

Terkini

Iklan