![]() |
| Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Puseurjaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. (Foto: Irfan) |
KARAWANG – Kehadiran puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang tahun 2026 di Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, disambut hangat dan antusias oleh masyarakat serta perangkat desa setempat, Jumat (25/7/2026).
Sebanyak mahasiswa yang diterjunkan berasal dari 12 Program Studi yang berbeda, meliputi PPKn, Farmasi, Hukum, Sistem Informasi, Teknik Industri, Teknik Informatika, PGSD, Manajemen, Psikologi, Pendidikan Agama Islam, Akuntansi, hingga Teknik Mesin.
Ketua Kelompok KKN Desa Puseurjaya, Lutfhi Arifin, menjelaskan bahwa selama masa pengabdian, timnya telah merancang dan akan menjalankan tujuh program utama yang disusun bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
"Program yang akan kami laksanakan meliputi penyuluhan kesehatan, pendidikan dan literasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat serta penguatan sistem, penyuluhan hukum, kegiatan sosial dan keagamaan, publikasi dan dokumentasi, serta program utama KKN," ungkap Lutfhi.
Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan warga sekaligus memperkuat sinergi yang baik dengan Pemerintah Desa Puseurjaya dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah.
"Kami mohon bimbingan dan dukungan dari perangkat desa serta seluruh masyarakat agar seluruh program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi warga," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Puseurjaya, H. Dadih Sastrawijaya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas langkah nyata universitas melalui kehadiran para mahasiswa KKN di wilayahnya.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa yang membawa ilmu pengetahuan dan masyarakat setempat diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi kesejahteraan desa.
Kegiatan KKN ini menjadi wadah berharga bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan teori dan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan secara langsung di tengah kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, momen ini juga menjadi sarana pengalaman empiris bagi mahasiswa dalam memahami secara nyata kondisi sosial, tantangan, serta kebutuhan prioritas masyarakat di lapangan. (Irfan S.)
