![]() |
| Kepala Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Barat, H Junaedi. |
KARAWANG – Aksi penipuan yang mengatasnamakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang, Drs. Rochman M.Si., kembali menelan korban. Pelaku menggunakan modus janji bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa traktor untuk memeras uang dari target.
Salah satu korban adalah Kepala Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, H. Junaedi. Ia mengalami kerugian materiil mencapai Rp5 juta akibat percaya pada pesan yang dikirimkan melalui aplikasi pesan WhatsApp.
Menurut keterangan H. Junaedi, ia menyikapi kejadian ini sebagai musibah sekaligus pelajaran berharga agar lebih berhati-hati ke depannya. Ia pun berharap kasus ini menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak mengalami hal serupa.
"Semoga kejadian ini hanya terjadi pada diri saya saja, jangan sampai terjadi juga pada orang lain," ujar H Junaedi.
Ia mengimbau seluruh rekan Kepala Desa maupun masyarakat luas agar tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku pejabat dan meminta sejumlah uang dengan alasan memperlancar proses administrasi.
"Jangan mudah percaya, selalu lakukan konfirmasi ulang jika ada yang mengaku pejabat dan meminta uang," tegasnya.
Pelaku penipuan mengirim pesan seolah-olah atas nama Kadis Rochman dengan kalimat meminta transfer dana sebesar Rp5 juta dengan alasan kelengkapan administrasi ke Kementerian Pertanian.
"Pak Andri masih kurang lima juta, tolong ditransfer dulu. Nanti hari Jumat saya ganti di kantor," bunyi pesan yang dikirimkan pelaku.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, Drs. Rochman M.Si., menegaskan bahwa hal tersebut adalah penipuan murni dan dirinya tidak pernah meminta uang dalam bentuk apapun.
"Itu penipuan, sudah banyak yang menelepon ke saya terkait hal ini," tandas Rochman.
Ia mengingatkan agar siapa saja yang mendapatkan pesan serupa untuk segera menelepon dirinya atau camat setempat terkait sebelum melakukan tindakan apapun, terutama transfer uang.
"Alhamdulillah yang menelepon ke saya atau ke Camatnya tidak tertipu," ujar Kadis Rochman.
Lanjut Kadis, saat ini saya sedang berada di Cibuaya, Kepala Desa di sana menelepon dulu ke Camatnya sehingga terhindar dari penipuan.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, tidak mudah percaya pada nomor yang tidak dikenal, dan memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi instansi terkait. (Zen)
