Search
24 C
en
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
KARAWANG SATU
Search
KARAWANG SATU
Buy template blogger
Home Gabah Dibeli Rp4.000, Negara ke Mana? DPRD Soroti Absennya Bulog Karawang Gabah Dibeli Rp4.000, Negara ke Mana? DPRD Soroti Absennya Bulog Karawang

Gabah Dibeli Rp4.000, Negara ke Mana? DPRD Soroti Absennya Bulog Karawang

Mustapid
Mustapid
21 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Kantor Bulog Karawang 

Karawangsatu.com - Karawang | Anjloknya harga gabah di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang kian memukul petani. Ironisnya, di tengah keluhan yang terus bermunculan, Perum Bulog Karawang justru memilih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi hingga Rabu (21/1/2026).

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media sejak Senin (19/1/2026) kepada Humas Bulog Karawang tak membuahkan hasil. Sikap diam ini memunculkan tanda tanya besar terkait keseriusan Bulog dalam menjalankan mandat negara sebagai penyangga harga gabah petani.

Padahal, persoalan tersebut telah menjadi sorotan DPRD Kabupaten Karawang. Wakil Ketua Komisi II DPRD Karawang, Nurhadi, menilai Bulog seharusnya berada di garda terdepan saat harga gabah jatuh, bukan justru menghilang dari ruang publik.

“Di lapangan, harga gabah ada yang hanya Rp4.000 per kilogram, bahkan paling tinggi sekitar Rp5.000. Ini jauh di bawah harga acuan pemerintah yang ditetapkan Rp6.500 per kilogram,” tegas Nurhadi.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan lemahnya intervensi negara dalam melindungi petani. Bulog, yang memiliki fungsi strategis sebagai penyerap gabah, dinilai tidak menjalankan perannya secara maksimal.

“Bulog jangan hanya menunggu di gudang. Mereka harus turun langsung ke sawah, menyerap gabah petani. Meski kondisinya agak basah, itu bisa dihitung secara teknis. Jangan jadikan alasan teknis sebagai dalih untuk diam,” ujarnya.

Nurhadi mengingatkan, Bulog bukan sekadar lembaga bisnis, melainkan perpanjangan tangan negara yang memiliki mandat langsung dari pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional.

“Kalau Bulog pasif, petani yang jadi korban. Ini soal keberpihakan negara terhadap petani,” katanya.

Selain Bulog, DPRD Karawang juga mendesak Dinas Pertanian Kabupaten Karawang agar tidak lepas tangan. Koordinasi lintas sektor dengan Bulog dan pengusaha penggilingan padi dinilai mendesak dilakukan guna menghentikan laju penurunan harga gabah di tingkat petani.

Sementara itu, para petani di Kecamatan Cibuaya dan Pedes hanya bisa berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pemerintah. Mereka mengaku terjepit biaya produksi yang tinggi, sementara harga jual gabah terus merosot.

“Kami cuma ingin hasil panen dihargai wajar. Kalau terus begini, petani bisa kapok tanam padi,” ujar salah seorang petani.

Hingga berita ini diturunkan, Bulog Karawang masih belum memberikan klarifikasi. Sikap diam ini justru memperkuat sorotan publik terhadap lemahnya respons negara saat petani berada dalam kondisi terpuruk. 


• NP 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

Mustapid- January 20, 2026 0
Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan
Foto : K egiatan pembersihan dan pelebaran saluran air dilakukan di Dusun Wates, Perumahan Graha Hijau RT 06 RW 02, menyusul adanya penumpukan lumpur dan sam…

Most Popular

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

January 20, 2026
TP PKK Kecamatan Pedes Matangkan Program Kerja 2026, Fokus Stunting Hingga Literasi Masyarakat

TP PKK Kecamatan Pedes Matangkan Program Kerja 2026, Fokus Stunting Hingga Literasi Masyarakat

January 15, 2026
Syamsudin Setiawan Unggul Voting, Resmi Pimpin Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

Syamsudin Setiawan Unggul Voting, Resmi Pimpin Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

January 15, 2026

Recent Comments

Editor Post

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

January 20, 2026
TP PKK Kecamatan Pedes Matangkan Program Kerja 2026, Fokus Stunting Hingga Literasi Masyarakat

TP PKK Kecamatan Pedes Matangkan Program Kerja 2026, Fokus Stunting Hingga Literasi Masyarakat

January 15, 2026
Syamsudin Setiawan Unggul Voting, Resmi Pimpin Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

Syamsudin Setiawan Unggul Voting, Resmi Pimpin Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

January 15, 2026

Popular Post

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Saluran Air di Dusun Wates Pancawati Dibersihkan

January 20, 2026
TP PKK Kecamatan Pedes Matangkan Program Kerja 2026, Fokus Stunting Hingga Literasi Masyarakat

TP PKK Kecamatan Pedes Matangkan Program Kerja 2026, Fokus Stunting Hingga Literasi Masyarakat

January 15, 2026
Syamsudin Setiawan Unggul Voting, Resmi Pimpin Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

Syamsudin Setiawan Unggul Voting, Resmi Pimpin Karang Taruna Desa Tamelang Periode 2026–2031

January 15, 2026

Labels

  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Peristiwa

Populart Categoris

KARAWANG SATU

About Us

Karawangsatu.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber